Tata Cara Aqiqah Menurut Islam Berserta Doa Menyembelih

 

1. Tata cara aqiqah saat yang dianjurkanRasulullah bersabda

“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang di hari ke-7 nya disembelih hewan (kambing), dinamakan dan dicukur rambutnya.”

Menurut sabda itu karena itu beberapa ulama sudah setuju jika waktu aqiqah yang paling penting ialah hari ketujuh dari sejak awalnya kelahirannya. Bahkan juga bila ada halangan anda masih tetap bisa melakukannya sampai hari ke-14 atau ke-21.

Apabila seorang muslim pada keadaan ekonomi yang tidak mungkin, karena itu terlepaslah kewajiban lakukan aqiqah ini. Tidak berdosa seorang muslim bila tinggalkan beribadah ini, terkecuali bila dia memanglah tidak sanggup.

Bahkan juga opini yang menjelaskan aqiqah dapat dikerjakan saat hari ke-14 atau ke-21 juga masih rendah, yang terang Rasulullah SAW mengajurkan kita supaya melekaskan beribadah aqiqah saat hari ketujuh supaya ibadah kita selekasnya diterima Allah SWT.

2. Persyaratan Yang Harus Dipenuhi Dalam Pilih Hewan Aqiqah

​Dalam tata langkah aqiqah menurut islam, hewan sebagai persyaratan untuk sembelih aqiqah ialah hewan yang mempunyai persyaratan sama dengan hewan qurban. Benar-benar disarankan untuk pilih hewan kurban sejenis domba putih dan sehat. Usia dari hewan ini minimum ½ tahun.

3. ​Pembagian Daging Hewan Aqiqah

Dalam tata langkah aqiqah menurut islam, membagi daging aqiqah berlainan hal dengan qurban. Dalam aqiqah, kamu harus membagi daging yang telah disembelih barusan pada keadaan telah masak.

Hadits Aisyah r.a:

“Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak lelaki dan satu ekor kambing untuk anak wanita. Dia dimasak tanpa memutus tulangnya. Lantas dikonsumsi (oleh keluarganya), dan disedekahkan di hari ke-7 “. (HR al-Bayhaqi)”

Pada keadaan semacam ini, kamu dan keluarga disunnahkan juga untuk konsumsi daging aqiqah. Sedang daging sepertiganya, dihadiahkan ke tetangga dan fakir miskin.

Seperti firman Allah SWT, dalam Q.S. Al-Insan (8):
“Mereka memberikan makan orang miskin, anak yatim, dan sandera, dengan hati suka”.

4. ​Pemberian Nama Anak Saat Aqiqah

Dalam tata langkah aqiqah menurut islam saat mengadakan aqiqah, kamu disunnahkan juga untuk lakukan potong rambut dan menamai baik ke anak yang baru lahir. Menamai baik ke anak akan menggambarkan bagaimana adab dan imannya kelak ke Allah SWT.​

5. ​Mencukur Rambut Saat Aqiqah

Rasulullah juga menyarankan supaya lakukan potong rambut anak yang baru lahir di hari ketujuh nya. Dalam tata langkah aqiqah menurut islam tidak ada hadits yang menerangkan jika harus cukur rambut anak atau mungkin tidak, yang terang pencukuran ini harus dilaksanakan secara rata.

6. Doa Saat Menyembelih Hewan Aqiqah

​Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin, wa aali muhammadin, wa min ummati muhammadin.

Maknanya : “Bernama Allah, ya Allah terimalah (kurban) dari Muhammad dan keluarga Muhammad dan dari ummat Muhammad.” (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud)

Doa untuk Bayi
” U`iidzuka bi kalimaatillaahit tammaati min kulli syaithooni wa haammah. Wa min kulli `ainin laammah. ”

Maknanya : Saya perlindungkan kamu, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang sempurna, dari setiap bujukan syaitan, dan setiap penglihatan yang penuh kedengkian. ”

Makna Jalankan Aqiqah
Ada banyak makna atau kelebihan proses dari penerapan aqiqah, salah satunya yakni:

• Merealisasikan rasa sukur ke Allah SWT atas anugerah lahirnya seorang anak sebagai penerus dalam keluarganya Mencontoh dan ikuti sunnah Rasulullah SAW

• Sebagai peristiwa untuk share ke sesama serta memperkuat tali persaudaraan

• Sebagai wujud rasa senang dan membagi kebahagiaan itu ke seseorang

Makna dan Faedah Melakukan Aqiqah
Apa sebetulnya arti dan makna aqiqah untuk semua umat Islam?
Arti yang hendak diambil ialah jaga anak kita dari semua masalah setan. Hal ini juga telah ditulis pada Hadits: “Tiap anak itu tergadai dengan aqiqah-Nya”, dengan melakukan aqiqah memiliki arti kamu melepaskan semua masalah setan yang tetap ikutinya sejak dari lahir “Jika lepasnya ia dari setan tergadai oleh aqiqahnya”.

Kunjungi website: Paket Aqiqah Jakarta