Putri Candrawathi Positif COVID, Kejagung: Diisolasi di Sel Khusus

Pengacara Putri candrawati, Armaan Hannes, meminta kliennya dirawat oleh dokter swasta karena dipastikan terinfeksi virus Corona (COVID-19). Kejaksaan Negeri (Kejagung) menilai Puteri belum membutuhkan dokter swasta.

“Kami di Kejaksaan. Semua yang mereka butuhkan ada. Tempat kami nyaman. Mereka (yang terpapar Corona) tidak bercampur malah diisolasi di tempat khusus. Sel privat. Jadi ada tidak perlu dokter dari Kejaksaan Hukum dan Hukum, Ketut,” kata Kepala Kejaksaan Hukum dan Hukum, Ketut. Sumidana, saat dihubungi Rabu (23/11/2022).

Tidak sembarang orang bisa mengunjungi Rutan Kejaksaan, kata Ketut. Ia mengatakan, dari 38 tahanan di Kejaksaan, hanya dua yang terpapar Corona, yakni Gerabah dan satu warga dengan kasus impor garam.

Dia berkata, “Ada prosedur untuk mengunjungi orang. Jangan menempel lelucon di mana? Kita bisa terekspos di mana-mana, kita tidak tahu kapan mereka keluar ruangan dengan siapa mereka bisa bergaul selama persidangan, kan .” .

Dia melanjutkan, “Kami memiliki 38 tahanan, hanya dua yang terluka, dan satu laki-laki. Dia terlibat dalam urusan impor garam.”

Ketut menambahkan, kondisi Puteri saat ini stabil. Meski Putri sudah stabil, Kejaksaan hanya mengizinkan Putri mengikuti persidangan secara daring.

Dia menambahkan, “Jelas kondisinya stabil. Jika dia diizinkan untuk berpartisipasi dalam eksperimen Zoom, ini berarti dia dalam keadaan sehat. Dia takut mengeluarkan mereka yang terlibat, karena takut menulari orang lain.”

Pengacara meminta putrinya dirawat oleh dokter swasta

Pengacara Putri candrawati, Armaan Hannes, sebelumnya meminta kliennya yang dinyatakan positif Corona atau COVID-19 dirawat oleh dokter swasta. Arman mengatakan, pihaknya melayangkan surat ke Majelis Hakim terkait permintaan dokter swasta yang merawat Putri.

“Dengan adanya surat permohonan tersebut, Ibu Putri bisa ditangani dokter swasta untuk COVID,” kata Arman dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/11).

Hakim meminta kejaksaan mengajukan surat keberatan banding jika merasa dokter dari kejaksaan tidak bisa merawat Puteri.

Hakim berkata: “Jadi, Saudara kuasa hukum, jika rumah sakit kejaksaan dianggap tidak mampu, tolong ditanggapi.”

“Kalau kami tidak bisa melakukan perbandingan, kami hanya ingin memperlakukan pelanggan kami satu atau dua kali saja,” kata Arman.

referensi;https://news.detik.com/berita/d-6423411/putri-candrawathi-positif-covid-kejagung-diisolasi-di-sel-khusus