Dexamethasone : Cara Penggunaan yang Tepat dan Efek Samping

Dexamethasone dan Hydroxychloroquine Beri Efek Positif ke Pasien COVID

Dexamethasone adalah salah satu obat antiinflamasi golongan kortikosteroid yang berperan dalam mengurangi atau menekan proses peradangan dan alergi yang terjadi pada tubuh. Pada tingkat molekuler diduga glukokortikoid mempengaruhi sintesa protein pada proses transkripsi RNA. Obat ini digunakan untuk peradangan dan reaksi alergi berupa gatal-gatal di kulit, dermatitis, asma bronkhial dan sebagainya. Dexamethasone hanya boleh digunakan melalui resep dokter.

Cara Menggunakan Dexamethasone dengan Tepat

Sebelum menggunakannya, Anda harus membaca aturan pakai yang tertera pada kemasan dan ikuti petunjuk dokter. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dosis yang diberikan dan jangan menambah atau mengurangi dosis yang diberikan dokter. Bentuk sediaan obat Dexamethasone suntik akan diberikan melalui pembuluh darah (intravena/IV), atau disuntikkan ke sendi yang sedang meradang oleh dokter atau petugas medis yang diawasi oleh dokter.

Untuk sediaan sirup dan tablet, sebaiknya digunakan sesudah makan untuk mencegah sakit maag. Konsumsilah pada waktu yang sama setiap harinya agar pengobatan efektif dan maksimal. Untuk pemberian obat sediaan sirup, pastikan sesuai dengan dosis dengan menggunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan obat atau yang diberikan dokter agar dosis sesuai. Ikutilah jadwal pemberian obat yang diberikan oleh dokter, jangan memberhentikan pemberhentian obat tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Untuk sediaan tetes mata atau salep mata, sebelum menggunakannya, dongakkan kepala dan tarik kelopak mata bawah, lalu tekan botol kemasan sampai obat menetes ke mata. Jangan berkedip dan tutup mata beberapa saat agar obat bereaksi. Hindari kontak langsung antara ujung botol dengan mata. Jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan obat mata lain, gunakan obat mata tersebut 5-10 menit setelah menggunakan tetes mata.

Selama menggunakan Dexamethasone, jangan menggunakan lensa kontak kecuali atas persetujuan dokter. Apabila dokter mengijinkan penggunaan lebsa kontak, lepas lensa kontak sebelum menggunakan Dexamethasone. Tunggulah selama 15 menit sebelum menggunakan lensa kontak kembali. Penyimpanan Dexamethasone harus di dalam suhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Efek Samping

Pada pengguna Dexamethasone dapat terjadi efek samping sebagai berikut :

  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Nafsu makan meningkat
  • Sulit tidur
  • Perubahan siklus menstruasi
  • Muncul Jerawat

Jika efek samping tidak membaik bahkan memburuk, segera hubungi dokter. Efek samping yang serius adalah sebagai berikut :

  • Kulit yang menipis, luka yang sulit sembuh, atau mudah memar
  • Berat pada tungkai, berat badan naik, penumpukan lemak di punggung ( buffalo hump ) atau wajah
  • Nyeri atau kram pada otot, tulang atau sendi
  • Nyeri pada mata, pandangan kabur
  • Lelah, gelisah, cemas bahkan depresi
  • Rendahnya kadar kalium dalam darah yang bisa ditandai dengan gejala berupa kram pada kaki, sembelit, mata rasa, dada berdebar, atau peningkatan rasa haus
  • Pendarahan saluran pencernaan yang bisa ditandai dengan berupa gejala sakit perut parah, tinja berwarna hitam, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Penyakit infeksi yang bisa ditandai gejala berupa sakit tenggorokan atau demm yang tidak kunjung turun

Efek samping Dexamethasone biasanya terjadi pada pemakaian jangka panjang atau dalam dosis besar. Salah satu efek yang dapat ditimbulkan adalah sukresi akse HPA (Hipotalamus Pituitari Adrenal). Sedangkan interaksi obat terjadi dengan obat yang menginduksi enzim CYP3A4. Sementara itu, penghentian Dexamethasone yang tiba-tiba dapat menyebabkan gejala yaitu insufisiensi adrenal akut, hipotensi bahkan kematian.

 

About sartika

Check Also

Keuntungan Membeli Obat dari Apotik Online

Obat merupakan kebutuhan yang esensial bagi setiap orang. Hampir semua orang pernah sakit, dan hampir …