Destinasi Wisata Indonesia Yang Wajib Kamu Ketahui

Keindahan 5 Destinasi Wisata Terselinap di Indonesia

Waktu berencana liburan, kamu pasti pilih destinasi wisata terkenal. Tetapi menelusuri destinasi wisata yang terselinap memberi pengalaman yang unik dan membahagiakan. Kamu dapat menyaksikan keindahan alam yang lain dan mengagumkan. Bahkan juga masihlah ada destinasi wisata terselinap yang simpan keindahan bak surga.

Untuk menelusuri destinasi wisata ini pasti memerlukan sedikit pengorbanan waktu, tenaga, dan ongkos. Tetapi semuanya akan terbayarkan saat menyaksikan lukisan alam yang membuat kamu berdecak takjub.

“Selaku perusahaan tehnologi Indonesia, Tokopedia pengin memudahkan warga dalam merealisasikan mimpi mereka untuk mendalami bermacam keindahan wisata di Indonesia, sekalian berperan dalam mendayagunakan ekonomi wilayah lewat pariwisata,” kata Veronica Business Development Lead for Travel Tokopedia.

Perlu Istirahat Sesaat? Ini 5 Destinasi Wisata Luar Negeri Paling dekat dari Jakarta

Dengan belasan ribu pulau yang terhampar dari Sabang sampai Merauke, tentu saja ada bermacam destinasi pariwisata yang belum tersentuh dan dikenali oleh beberapa orang. Untuk kamu yang pengin nikmati keelokannya, berikut lima destinasi wisata terselinap di tanah air yang belum tersentuh, seperti dikutip dari Tokopedia, Jumat (13/9/2019).

1. Daratan Tinggi Dieng

wisata

Daratan Tinggi Dieng atau Dieng Plateau adalah salah satunya destinasi wisata di propinsi Jawa tengah. Berada di jantung pulau Jawa, Daratan Tinggi Dieng mempunyai panorama sawah, kawah gunung berapi, dan bukit. Dieng adalah opsi pas untuk pelancong yang pengin rasakan lingkungan alam yang belum tersentuh pencemaran perkotaan.

Dikukuhkan selaku Most Populer Highland pada gelaran Karunia Pariwisata Indonesia 2016, program Daya tarik Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Inovatif adalah bukti riil akan tingginya ketertarikan pelancong akan destinasi ini. Hal yang lain bisa dikerjakan di Daratan Tinggi Dieng ialah tiba ke Dieng Culture Festival, karnaval seni dan budaya ruwat rambut gimbal paling besar di daratan tinggi Dieng yang selalu diselenggarakan di bulan Agustus tiap tahunnya.

Untuk capai Dieng, kamu bisa pilih lapangan terbang Yogyakarta atau Solo. Kemudian, beberapa pelancong dapat meneruskan perjalanan lewat jalur darat ke arah Kecamatan Wonosobo dan lanjut ke wilayah Dieng.

2. Bukit Lawang

wisata

Bukit Lawang ialah nama tempat wisata di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Propinsi Sumatera Utara yang berada seputar 80 km dari kota Medan. Bukit Lawang terhitung dalam cakupan Taman Nasional Gunung Leuser yang disebut wilayah pelestarian pada orangutan. Tempat ini adalah salah satunya opsi pas untuk pelancong posisi alam yang sejuk dan asri sebab wilayah ini dikitari oleh rimba, sungai, dan pegunungan bukit barisan yang menghampar sejauh Pulau Sumatra.

Bukit Lawang adalah tempat pelestarian orangutan yang diproteksi, yakni tipe Orangutan Sumatera, yang disebut satu dari dua tipe orang utan yang cuman dapat dijumpai di Sumatera Utara. Untuk ke arah Bukit Lawang, ada bermacam jenis angkutan umum yang sehari-harinya layani jalur ke arah teritori wisata itu. Khususnya dari Kota Medan. Saat datang di Lapangan terbang Kualanamu, kamu dapat memakai bus yang ada di terminal terintegrasi Pinang Baris, Medan.

3. Taman Nasional Baluran

wisata

Taman Nasional Baluran adalah Taman Nasional di Indonesia yang berada di antara wilayah Wongsorejo, Banyuwangi dan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Nama dariTaman Nasional ini diambil dari nama gunung yang ada di wilayah ini, yakni Gunung Baluran.

Taman Nasional Baluran mempunyai luas 25 ribu hektar dan tawarkan panorama khas Afrika dan jarang-jarang dijumpai dalam tempat lain. Waktu tiba ke Taman Nasional Baluran, wisatawan disuguhkan panorama padang savana dengan beberapa satwa liar seperti rusa, kerbau,banteng, monyet ekor panjang dan burung merak.

Panorama savana ini membuat TamanNasional Baluran kerap disebutkan ‘Africa van Java’.Pelancong bisa capai Taman Nasional Baluran dengan memakai pesawat,sesampai di Lapangan terbang Juanda, pengunjung dapat memakai bis jalur Juanda-Bungurasih, selanjutnya diteruskan dengan naiki Bis Banyuwangi lewat Situbondo dan turun dipintu masuk Taman Nasional Baluran.

4. Tana Toraja

wisata

Daratan Tinggi Tana Toraja tawarkan kombinasi yang memikat di antara wisata budaya dan wisata alam. Tana Toraja mempunyai keindahan alam yang mengagumkan dimulai dari jejeran pegunungan dan hijau perbukitannya. Aktivitas yang dijajakan bermacam, dimulai dari hiking sampai arung jeram di Sungai Sa’dan dan minum kopi sedap ciri khas Tana Toraja.

Kecuali kayaakan alamnya, tempat wisata di Indonesia ini kaya budaya nenek moyang yang dijaga hingga saat ini. Di sini, ada beberapa adat kuno yang dipertahankan, diantaranya ialah Rambu Solo. Upacara Rambu Solo dipercaya warga Toraja selaku wujud penghormatan untuk roh orang yang sudah wafat. Oleh karenanya, mereka berasumsi, seorang belum wafat bila belum melakukan upacara Rambu Solo.

Upacara ini membutuhkan ongkos yang cukup banyak dan waktu planing yang lumayan panjang. Dalam upacara penyemayaman ini membutuhkan ada hewan kurban seperti kerbau atau babi selaku hewan suci yang bisa mengantarkan roh ke surga. Jumlah kerbau yang dikurbankan bergantung pada strata sosial keluarga yang ditinggal. Makin tinggi strata sosialnya, makin banyak jumlah kurbannya.

5. Mandalika, Nusa Tenggara Barat

wisata

Mandalika adalah teritori wisata di Kabupaten Lombok tengah yang barusan disahkan oleh Presiden Joko Widodo selaku Teritori Ekonomi Spesial (KEK) pariwisata. Teritori ini diinginkan jadi tempat wisata yang akan mengundang perhatian wisatawan sebab akan diperlengkapi dengan hotel dan sarana piknik.

Kecuali sarana piknik yang memikat, Mandalika populer dengan upacara Berbau Nyale. Secara etimologis, Berbau Nyale terbagi dalam 2 suku kata, yaitu “Berbau” dengan bahasa Indonesia yang berarti tangkap dan “Nyale” ialah cacing lalu yang termasuk tipe filumannelida. Berbau Nyale sebuah acara pemburuan cacing laut. Acara ini diadakan seputar bulan Februari dan Maret.

Daerah ini gampang dijangkau hanya karena memiliki jarak 30 menit dari Lapangan terbang Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Terhampar dari Pantai Kuta, Pantai Segar, sampai Pantai Tanjung Aan dan menghadap Samudera Hindia, diinginkan teritori ini bisa mengakselerasi bidang pariwisata Propinsi Nusa Tenggara Barat yang paling prospektif.