Cerita Pengusaha Rental Mobil Balikpapan Pendapatan Merosot 95 Persen Saat Pandemi Covid-19

Merebaknya penyakit Covid-19 memberikan pengaruh ekonomi bagi para pemilik usaha. Tak kecuali yang bagi usaha rental mobil bernama Mandiri Rent Car yang berada di kawasan Pamulang. Seorang pemilik rental, Slamet Effendy mengatakan, Covid-19 mengakibatkan pendapatannya alami penurunan semenjak dua bulan paling akhir ini. Dari 18 mobil yang dimilikinya, hanya lebih dari satu saja yang nampak untuk disewakan dalam hitungan bulan sebelum saat terdapatnya Covid-19.

“Kalau yang mobil untuk sewa harian tersedia delapan, itu tidak tersedia yang nyewa. Parkir saja. Sisanya itu nampak gara-gara sewa bulanan. Ini saya rasakan sanggup 95 persen penghasilan menurun,” kata Slamet selagi dihubungi .

Saat ini, Slamet tetap memutar otak untuk melacak penghasilan yang kebanyakan didapat berasal dari 18 unit rental mobil balikpapan itu. Biasanya dia sanggup menghasilkan Rp 140 juta per bulan dengan mobil itu. Harapan terdapatnya penyewa dalam peristiwa Lebaran 2020 pun turut pupus setelah Pemerintah Pusat memastikan larangan mudik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Biasanya itu kecuali rela Lebaran, memasuki puasa pertama aja udah tersedia yang booking mobil. Karena paketnya 10 hari penyewaan. Tapi sekarang satu aja (yang sewa) belum,” ucapnya.

Slamet menyadari, keterpurukan ekonomi bukan saja dirasakan sendiri. Beberapa rekanan bisnisnya termasuk mengeluhkan yang sama. Bahkan, Slamet sendiri selagi ini udah ‘merumahkan’ selagi para sopir freelance yang biasa bekerja bersamanya.

“Saya udah rumahkan dulu sementara. Kita menyadari teman-teman yang lain usaha rental termasuk kondisinya sama,” ucapnya. Kini, Slamet hanya sanggup menghendaki pandemi corona ini cepat berlalu tanpa terdapatnya jumlah korban yang tetap meningkat setiap harinya. “Iya gara-gara kecuali situasi gini, bagaimana rela liburan yang notebene menyewa mobil. Mau nampak rumah kecuali tidak penting, orang mending di rumah. Takut,” tutupnya.