Cara Mengukur Pipa untuk Pemasangan Wooden Block

Cara mengukur pipa untuk pemasangan wooden block  – Wooden block merupakan salah satu bahan konstruksi yang penggunaannya cukup marak dilakukan dalam dunia pembangunan. Hal ini disebabkan oleh fungsi bahan ini yang cukup krusial dimana sangat spesifik dalam memberikan ketepatan pada penegakan pipa pada suatu bangunan dengan kayu batam.

Penegakan tersebut tentu saja berpengaruh bukan hanya terhadap aliran air, tetapi aliran – aliran zat lainnya yang menjadi awal pembangunan pipa tersebut. Seperti umumnya, wooden block memiliki beberapa jenis yaitu wooden block dengan ubolt pendukung, wooden block pipa chiller, dan jenis wooden block lainnya.

Cara Mengukur Pipa untuk Pemasangan Wooden Block

Jenis – jenis wooden block tersebut tentu saja disesuaikan dengan ukurannya yang dapat dilihat dari ukuran awal pipa pemasangnya. Oleh sebab itu, agar proses pemasangan sebuah wooden block berhasil maka persiapan awalnya harus matang dimana persiapan awalnya adalah cara mengukur pipa. Adapun cara mengukur pipa untuk pemasangan wooden block yang baik dan benar adalah sebagai berikut:

A. Tahap Awal

Tahap awal bukan hanya dilakukan pada proses pemasangan inti wooden block tetapi juga dalam melakukan pengukuran pipa. Dimana, tahap awal dalam melakukan pengukuran pipa adalah menyiapkan alat – alat yang diperlukan. Alat – alat yang diperlukan tersebut tentunya adalah alat pengukur berupa meteran, dan alat – alat pengukur tambahan.

B. Tahap Inti

Tahap selanjutnya yang dilakukan dalam pengukuran pipa untuk pemasangan wooden block yang baik dan benar tentunya adalah pengukuran pipa itu sendiri. Pengukuran pipa yang akan dipasangkan wooden block dapat diukur dengan beberapa langkah di bawah ini:

  1. Menghitung ada berapa jumlah pipa yang akan dipasangi wooden block
  2. Menentukan jenis pipa yang akan dipasangi wooden block tersebut, contohnya: pipa tegak secara vertical atau tertidur secara horizontal. Hal ini akan mempengaruhi jenis wooden block yang akan digunakan serta cara pemasangannya kelak.
  3. Melakukan pengukuran pipa – pipa menggunakan meteran. Pipa bukan hanya diukur dari segi lebar atau tingginya saja, tetapi kedalamannya juga sebab wooden block memiliki peran langsung dengan aliran di dalam pipa tersebut. Sehingga, jangan sampai pemasangan wooden block malah menghalangi aliran dalam pipa tersebut.
  4. Jangan lupa juga untuk melakukan pengukuran jarak antar pipa. Hal ini dapat memberikan gambaran mengenai jenis apakah dari wooden block yang dapat dipilih

C. Tahap Akhir

Tahap akhir dalam pengukuran pipa untuk pemasangan wooden block yang baik dan benar adalah tahap yang cukup krusial dan tidak boleh dilewatkan. Hal ini disebabkan oleh jika tahap akhir gagal dilakukan maka seseorang wajib kembali ke tahap inti sehingga membuat tenaga terbuang sia – sia. Oleh sebab itu, berikut ini adalah beberapa langkah yang tepat untuk melakukan tahapan akhir dalam pengukuran pipa untuk pemasangan wooden block:

  1. Mendata semua hasil hitungan dari pengukuran. Baik, pengukuran jarak antar pipa, panjang – lebar – hingga kedalaman pipa.
  2. Menentukan jenis wooden block yang akan dipasangkan dengan menganalisis bentuk pipa, serta ukurannya, baik dari pengukuran jarak antar pipa maupun ukuran pipa nya masing – masing.
  3. Menentukan budget yang tersedia, agar dapat dilakukan hal berikutnya yaitu persiapan bahan – bahan untuk pemasangan wooden block pada pipa.

Wooden block menjadi bahan konstruksi yang cukup penting dan pemasangannya tidak boleh dilakukan secara asal – asalan. Sehingga, dengan cara mengukur pipa untuk pemasangan wooden block tersebut maka dapat dipastikan pemasangan wooden block dapat memberikan hasil memuaskan.