Asal Mula Hari Internasional Penghilangan Paksa

Mengupas Asal Mula Hari Internasional Penghilangan Paksa

Setiap tanggal 30 Agustus, dunia memperingati hari internasional penghilangan paksa. Sudah pernah dengar sebelumnya? 

Jika belum, mari kita bahas bersama-sama dalam artikel ini.

Sejarah hari internasional penghilangan paksa

Pada tahun 2011, PBB menetapkan 30 Agustus diperingati sebagai hari anti penghilangan paksa internasional. 

Perserikatan bangsa-bangsa(PBB) menetapkan membuat peringatan hari tersebut dengan tujuan menyadarkan masyarakat dunia jika pernah terjadi kejahatan besar. 

Yakni kejahatan penghilangan paksa orang-orang di berbagai negara yang ada di dunia. 

Selain itu, tujuan peringatan hari internasional anti penghilangan paksa ialah guna mengingat kejahatan kejam tersebut. 

Sekaligus bertujuan untuk menarik perhatian dunia agar selalu aktif bertanya akan nasib orang-orang yang hilang tersebut. 

Ketika pemerintahan orde baru hingga reformasi, di Indonesia juga terjadi penghilangan paksa orang-orang tertentu. 

Bahkan Komisi untuk Orang Hilang serta Korban Tindak Kekerasan atau Kontras merilis setidaknya pada tahun 1965/1966 terdapat puluhan ribu orang yang menjadi korban dari penghilangan paksa tersebut (peristiwa PKI). 

Tidak berhenti di situ, pada peristiwa DOM(Daerah Operasi Militer) di Aceh, setelah peristiwa DOM hingga diberlakukannya darurat militer, terdapat setidaknya ribuan orang yang menjadi korban penghilangan paksa. 

Tidak hanya di Aceh, di Lampung tepat pada tahun 1989 juga terjadi peristiwa pelanggaran HAM berat Talangsari yang membuat tindakan penghilangan paksa terjadi. 

Intinya masih banyak lagi kasus penghilangan paksa orang-orang pada era orde baru, pasca orde baru hingga saat ini yang belum tuntas. 

Wajar jika akhirnya hari peringatan anti penghilangan internasional dibuat oleh PBB guna mengingat peristiwa kejam yang dialami oleh berbagai negara. 

Hingga saat ini, berbagai peristiwa penghilangan paksa tak pernah menemui titik yang jelas dan penyelesaian adil. 

Dalam artian, orang yang dihilangkan tidak kembali dan kasus tidak pernah terungkap kebenaranya. Sangat menyedihkan bukan?

Maka dari itu hari internasional penghilangan paksa ada dan ditetapkan agar masyarakat selalu ingat dan menanyakan, dimanakah dan bagaimanakah penyelesaian kasus-kasus orang yang dihilangkan tersebut? 

Dengan begitu, harapannya kasus penghilangan paksa orang tidak terjadi lagi. Semoga keadilan segera tegak di negara tercinta kita. 

Source: https://www.enkosa.com/2021/07/sejarah-hari-penghilangan-paksa.html

About skyweb

Check Also

Ini Dia Terapi Supaya Burung Lobird Ngekek Panjang

Burung Lovebird adalah burung yang memiliki warna yang indah dan memiliki kecerdasan diatas rata-rata burung …