4 Tahapan Fase Daur Hidup Yang Harus Dilalui Seekor Lalat Sebelum Menjadi Lalat Dewasa

4 Proses Daur Hidup Lalat yang Perlu Anak Ketahui | Popmama.com             Untuk dapat mempertahankan spesiesnya maka makhluk hidup perlu berkembang biak dan melahirkan generasi baru. Hal tersebut berlaku bagi semua makhluk hidup yang ada di dunia tak terkecuali seekor lalat yang kecil. Ya, lalat serangga yang seringkali membuat orang kesal karena sering hinggap di makanan kita juga ternyata melakukan reproduksi dengan melalui proses metamorphosis.

Proses perkembangbiakan lalat ternyata bisa dibilang sangatlah cepat karena hanya memerlukan waktu beberapa hari saja dari awal sampai menjadi lalat dewasa. Bahkan tidak hanya itu, lalat yang masih berusia 3 hari pun sudah bisa mulai menetaskan telur baru. Dimana jumlah telur yang ditetaskan lalat dalam satu kali proses pembuahan bisa mencapai 500 butir. Mungkin itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa lalat bisa sangat banyak terutama di tempat yang kotor.

Biasanya tempat yang paling suka dihinggapi lalat adalah tempat yang banyak sampah, bangkai, ataupun bahan makanan. Itu karena lalat bisa bertahan hidup dengan mengambil sari makanan yang ada pada tempat – tempat tersebut. Tidak hanya dijadikan sebagai sumber makanan, biasanya lalat juga akan menetaskan telur – telurnya pada tempat yang seperti itu karena saat telur lalat menetas nantinya, larva atau calon lalat tersebut bisa langsung menemukan sumber makanan.

Lantas bagaimanakah proses daur hidup lalat yang harus dilewati dari awal lalat menajdi telur sampai bisa berubah menjadi lalat dewasa? Berikut ini penjelasan mengenai tahapan proses daur hidup lalat tersebut.

  • Fase Telur Lalat

Pada fase ini lalat betina akan menetaskan telurnya di tempat – tempat yang memang aman dari pemangsa yang akan memakan telur tersebut. Tidak membutuhkan waktu yang lama, karena hanya dalam waktu kurang dari 24 jam biasanya telur – telur tersebut sudah bisa menetas dan beruba menjadi larva. Terlebih jika tempat yang dipilih adalah tempat yang bersuhu panas maka telur lalat akan bisa lebih cepat menetas.

Biasanya telur lalat berwarna putih dan berbentuk sedikit lonjong sekitar 0,5 mm. Selain itu pada ujung bagian telur juga terdapat 2 antena yang berfungsi membuat telur tetap di permukaan jika ditetaskan di permukaan air.

  • Fase Larva / Belatung

Pada fase ini telur yang menetas dan berubah menjadi larva akan mulai mencari sumber atau sari makanan agar larva tersebut bisa tetap bertahan. Dalam fase larva ini juga dibagi lagi menjadi 3 tahapan. Tahapan pertama ini saat dimana larva sedang gencar – gencarnya mencari sumber makanan untuk bertumbuh. Tahapan kedua dimana larva mulai terlepas dari kulitnya. Pada tahapan ketiga ini ukuran larva sudah menjadi lebih besar dan bersiap untuk berubah menjadi kepompong.

  • Fase Kepompong

Pada fase ini larva yang telah berubah menjadi kepompong akan hidup didalam cangkang yang terbuat dari benang alami selama kurang lebih 3 – 5 hari. Biasanya pada fase ini lalat yang masih menjadi larva tidak akan terlalu banyak bergerak sampai nanti waktunya larva tersebut siap untuk keluar dari dalam kepompong.

  • Fase Lalat Dewasa

Pada fase ini setelah keluar dari kepompong maka lalat sudah berubah menjadi lalat dewasa yang siap untuk terbang. Biasanya setelah keluar dari kepompong lalat dewasa akan segera mencari sumber makanan agar dapat bertahan hidup. Setelah menjadi lalat dewasa maka masa hidup yang dimiliki seekor lalat biasanya hanya sekitar 15 – 30 hari saja.

About sartika

Check Also

Daftar Harga Sewa Big Dan Medium Bus Pariwisata Jakarta, Lengkap Dengan Penjelasan

Anda sedang mencari tempat sewa bus pariwisata Jakarta yang menyediakan big bus dan juga medium …